Jadi gini guys.. ada yang jual hardisk seken yang harganya murah sekali dan kondisi 100%. Hardisk PC 1TB 2 unit cuma 500 ribu free ongkir. Padahal pasarannya masih bisa 1 jutaan untuk 2 unit, Wajarkan kalau tertarik.

Setelah terjadi transaksi sore hari, keren sekali penjualnya mau mengirim barang sore itu juga. barang pun dikirimkan dari batam pakai kurir TIKI Reg. Proses penerbangannya harus transit dulu di Jakarta dan baru dikirimkan ke banda aceh.

Padahal dari batam ke Banda Aceh dekat sekali, bisa langsung terbang dalam 1 penerbangan. Mungkin gara-gara sedikitnya penerbangan kargo untuk batam ke aceh ya, sehingga penerbangan harus transit di jakarta untuk angkut barnag-barang lain-lain.

Mungkin karena sedang padat-padatnya pengiriman, barang saya lama tersangkut di batam tidak kunjung diterbangkan selama beberapa hari. Apalagi saya menggungkan paket REG, tentu yang bakal diutamakan paket ONS.

Akhirnya setelah penantian 1 minggu, barang sampai dengan selamat. Bungkusnya memang tampak sedikit penyok. Bungkusnya lumayan tebal, tapi sepertinya tidak cukup untuk melindungi hardisk PC yang berukuran 3.5″ tersebut.

Setelah buka bungkusnya, semua terlihat aman dan menyakinkan, sepertinya tidak masalah. Namun ketika dihubungkan ke PC melalui hardisk docking eriko, barulah masalah terlihat. Terdengar sangat jelas suara perputaran piringan hardisk dan sesekali mengeluarkan  krerk gitu.

Dari 2 unit hardisk yang saya terima, awalnya 1 hardisk bisa terbaca di PC, namun selang beberapa waktu tidak muncul lagi drive nya di windows explorer, walau sudah dicoba berkali-kali. Malah komputer sempat nge hang lama.

Dalam beberapa hari tetap saya coba dan ternyata nasib saya tidak beruntung. Saya menyimpulkan kedua hardisk yang saya beli ini rusak!. Apa boleh buat begitulah resikonya. Saya yakin kesalahan bukanlah dari penjual, melainkan ketika barang dalam perjalanan bersama kurir TIKI.

Dari pengalaman ini mengajarkan saya agar tidak main-main dalam membungkus hardisk. Diperlukan plastik busa yang tebal untuk membungkus hardisk dengan aman.

Sekian cerita pengalaman saya kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi saya sendiri dan orang lain dalam memutuskan ketikan membeli barang berupa hardisk.

 

komentar