Sebelumnya saya juga telah membahas beberapa hal yang berkaitan dengan pengalaman menggunakan AC Sharp AH-A5UCY. Diantaranya : Pengalaman Beli AC 1/2 PK, Terpilihlah Sharp AH-A5UCY, dan Kesan Pertama Menggunakan AC Sharp AH-A5UCY.

Sekarang saya lanjut pembahasannya, Apa itu AC Sharp AH-A5UCY ? AC Sharp AH-A5UCY merupakan AC 1/2 PK SPLIT bertipe standar. Jadi AC ini kerjanya simple tidak berbelit-belit seperti AC inverter atau low watt. AC ini menggunakan daya sebesar 350 Watt yang artinya kurang lebih jika dipakai selama 3 jam akan mencapai pemakaian 1 kwh. Kalau listrik di rumah 900 volt seperti rumah saya, maka tarifnya Rp.1352/3 jam. Namun terakhir saya ukur AC ini pakai listrik  300 Watt saat kompresor bekerja dan 25 watt saat kompresor istirahat.

Di Kotaknya AC ini menggunakan slogan : buatan Jepang yang dapat dipercaya dengan garansi Kompresor hingga 10 tahun.

AC ini didukung dengan beberapa teknologi seperti turbo cooling, self diagnosis, Ex-Fan function. Suhu minimum 16 derajat, tertinggi 30 derajat.

AC ini saya beli di Banda Aceh dengan harga 2.95 juta dengan ongkos antar dan pasang alias terima dingin.

Spesifikasi AC Sharp AH-A5UCY Unit Dalam

  • Model AH-A5UCY
  • Tegangan 220 – 240V~
  • Frekuensi 50 Hz
  • Kapasitas pendingn 1.47kW
  • Konsumsi daya 350 W
  • Level kebisingan 39dB(A)
  • Daya/arus Masukan maksimal 420W/2.1 A
  • Aliran udara 430 meter kubik/jam
  • Gas Pendingin R32
  • Berat unit 7.5Kg
  • Bulan Produksi 2018.04
  • negara pembuat : Cina
  • KAPASITAS DINGIN: 5000BTU

Spesifikasi Unit Luar AC Sharp AH-A5UCY 

    • Tegangan 220 – 240V~
    • Frekuensi 50 Hz
    • Kelas Iklim T1
    • Berat 20.5 Kg
    • Isolasi I
    • Gas Pendingin R32
    • Berat gas pendingin 0.47 Kg
    • Bulan Produksi 2018.04
    • Kapasitas pendingn 1.47kW
    • Konsumsi daya 350 W
    • Level kebisingan 47dB(A)

Spesifikasi AC Sharp AH-A5UCY (Technical Specs)

FEATURES
Colour      White
Jetstream No
Coanda    No
Low Wattage    No
Turbo Cooling   Yes
Plasmacluster   No
Auto Swing Louver   2 – Way Auto Swing
Anti Rust Evaporator   No
Self Cleaning Function   Yes, X-Fan Function
Remote Control   Yes
Coverage Floor Area   6 – 10 m2
CAPACITY
Cool      1.46 kW
Capacity 0.5 PK
Cooling Capacity   5000 BTU
PIPE DIAMETER
Liquid Side  1/4 inch
Gas Side 3/8 inch
Refrigerant Volume R32
POWER SUPPLY
Rated Frequency 50 Hz
Rated Voltage 220 Volt
Rated Current 2.1 Ampere
Rate Input 350 Watt
DIMENSIONS
In Door 698 x 250 x 185 mm
Out Door 720 x 428 x 310 mm
NET WEIGHT
In Door 7.5 kg
Out Door 20.5 kg

Keunggulan / KelebihanAC Sharp AH-A5UCY

  • Ada LED besar sebagai penunjuk suhu ruangan saat ini.
  • Kompresor diberi garansi hingga 10 tahun.
  • Kompresor dilengkapi dengan penutup/cover cabel sehingga lebih terlindungi.
  • Penggunaan listrik yang hemat, hanya 350 watt.
  • harga termasuk terjangkau dibandingkan AC merk lain.
  • Ada fitur turbo.
  • Garansi kompresor 10 tahun.
  • Kipas tetap menyala walau sudah dimatikan untuk menghembuskan sisa angin dan air.

Kekurangan / Kelemahan AC Sharp AH-A5UCY

  • Ga ada tombol on off, jadi kalau tiba-tiba padam listrik dan kita meninggalkan ruangan saat itu… musti cabut cok AC nya yang mati mendadak untuk menghindari AC hidup mendadak jika listrik nyala.
  • Ga diberikan dudukan remote AC yang ditempel di dinding.
  • Terasa agak lama mencapai dinginnya tapi bisa pakai fitur turbo.
  • Terkadang bikin mata terasa kering sehingga butuh keluar ruangan.
  • hmmm apa lagi ya.. nanti deh saya update kalau ada lagi.

Review AC Sharp AH-A5UCY

AC ini saya pakai di kamar yang berukuran sekitar 2.3 x 2.4 meter, sebuah ruangan yang cukup kecil sehingga memang sangat tepat untuk dipasang AC 1/2PK. Karena ruangannya kecil jadi ga pake lama seluruh ruangan jadi terasa dingin, karena AC ini bisa mengakomodasi kapasitas 5000 BTU, tentu saja ruangan saya lebih kecil BTU nya, jadi harusya lebih maksimal.

Sejauh ini saya puas-puas aja dengan kinerja AC ini, terlebih karena penggunaan listrik tidak terlalu melonjak. Apalagi saya sering menyetel suhu di AC antara 27-28 derajat, dan terkadang itu udah terasa dingin banget hingga bisa ga tahan di kamar. Saya rasa hal ini juga mendukung pola hemat daya listrik.

Sesekali kompresornya mati saat suhu ruangan sudah mencapai suhu yang kita setel. mati sekitar 15 menit.. terus kompresornya nyala lagi sekitar 15-20 menit terus mati lagi. tapi kalau siang-siang sih, jarang mati kompresornya. nyalaa terus walau suhu yang saya setel 26-28 derajat celcius.

Sejauh ini dengan penggunaan rutin setiap hari dengan waktu nyalan mungkin sekitar 9 sampai 12 jam sehari tergantung mood dan cuaca.  Untuk tagihan listrik saya belum pakai 1 bulan, jadi belum tau berapa penambahan tagihan listrik dari biasanya. Mungkin nanti akan saya update lagi.

Kalau kekurangan dari saya pribadi yaitu AC nya terasa agak bising. walau bisingnya aman ga mengganggu. Tapi kalau butuh ruangan hening untuk merekam suara atau hal lain sepertinya akan terganggu.

Lalu hal lainnya yaitu terkadang di masa tertentu mata saya terasa kering dan ga nyaman, padahal posisi penempatan AC nya pun sudah cukup pas, AC tidak langsung mengenai saya di posisi duduk maupun saat tidur, melainkan AC berhembus mengenai dinding kedepannya baru dipantulkan ke saya. Pokoknya angin AC tidak ada kesempatan untuk langsung kena lantai walau posisi pengatur fan udah diarahkan yang terendah. kecepatan fan saya setel 1. Mungkin saya kelamaan duduk depan komputer ya. hehe

Sebenarnya saya juga bingung apa aja yang mau di review dari AC ini. Jadinya saya menulis secara acak hal-hal yang mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi pembaca. Oleh karena itu saya mohon maaf kalau kurang berkenan. Saya sangat terbuka jika ada pertanyaan yang ingin ditanyakan mengenai AC ini, silahkan berbagi pengalaman atau bertanya di kolom komentar di bawah.

*update 2018-agustus-09 : tagihan listrik naik 70 ribu pas bayar bulan agustus.. masih lumayan murah… mungkin efek musim padam listrik di bulan juli. Saya perkirakan tagihan bulan depan akan mahal lagi.

Terima kasih telah hadir di blog ini.

komentar