J&T muncul dengan gebrakan yang lebih modern daripada kurir sesepuh seperti pos dan JNE. J&T Menawarkan fasilitas tracking yang lebih detail, canggih serta fasilitas droppoint dan jemput barang yang sangat memudahkan pengirim barang. Namun Apakah kualitas kurir J&T dapat memuaskan penerima barang seperti sesepuh JNE? Berikut review dari saya dalam beberapa kali menerima kiriman paket yang diantar oleh kurir J&T kawasan Banda Aceh.

Jadi pada bulan Oktober bukalapak.com mengumumkan ada promosi gratis ongkos kirim hingga Rp40.000 apabila memilih pengiriman melalui J&T.

Adalah hal yang langka jika situs seperti bukalapak memberikan promosi gratis ongkos kirim. Lantas saya memanfaatkan masa promo ini dengan antusias, di mana setiap harinya selalu mencari berbagai barang yang bisa dibelanjain mumpung masih ada sedikit tabungan. Tentu semua barang diantar menggunakan kurir J&T. Walau akhirnya cuma belanja 4 kali selama masa periode  Free ongkir. Dari 4 kali belanja pakai J&T selama masa promo, ada satu toko mangkir dan malah kirim kirim pakai JNE.

Kita tahu kebanyakan ongkos kirim yang ditetapkan J&T sama seperti JNE, bahkan estimasi barangnya sampai juga sama, sehingga saya berekspektasi  kecepatan pengiriman pun akan sama seperti sesepuh JNE.

Ternyata J&T tidak dapat memenuhi ekspektasi saya. J&T sungguh lambat dan mengecewakan. Saya tidak tahu apakah J&T memang lambat di semua daerah atau banda aceh aja. Yang jelas saya benar-benar kecewa dengan lamanya pengantaran barang oleh J&T.

Jika JNE rata-rata bisa antar barang dari daerah jawa ke banda aceh dalam 2 sampai 3 hari, J&T bisa hampir seminggu. Anda dapat melihat tracking di bawah ini sebagai bukti lamanya pengiriman barang oleh kurir J&T.

Ini yang plaing parah dan menyebalkan! 1 Minggu belum nyampe men

(tulisan ini dipublikasikan tanggal 25 Oktober 2017 dan saya belum menerima paketnya! )

Dari sini kepercayaan saya untuk menggunakan jasa J&T sudah sirna. Jikalau bukan karena promo gratis ongkos kirim, saya tidak akan menggunakan jasa J&T lagi.

Bukan itu saja masih ada hal lain yang membuat saya kecewa menggunakan jasa J&T. Bagaimana bisa dalam satu alamat yang sama mereka mengirimkan kurir yang beda setiap pengiriman. Karena alamat rumah saya yang agak pelosok, setiap ada barang yg mau diantar petugas J&T menelpon menanyakan alamat rumah saya padahal mereka sudah pernah mengunjungi nya sebelumnya, saya heran mengapa mereka tidak mengirimkan orang yang sama. ya saya tidak perlu repot-repot menjelaskan secara detail alamat rumah.

Hal lainnya yang paling menyebalkan dari J&T yaitu, mereka selalu memfoto pelanggan saat menerima barang. Kurang lebih saya sudah tiga kali difoto oleh J&T. Mereka juga sedikit memaksa dan tanpa menjelaskan apa tujuannya difoto. Seperti ibu saya saat menerima barang atas atas nama saya, ibu sudah mengatakan agar yang difoto barangnya saja tidak perlu nampak orangnya, namun tetap aja di foto seluruhnya.

Sebagai perusahaan baru, seharusnya J&T belajar banyak dari sesepuh nya jne dan pos. Dari yang saya lihat, J&T lebih memudahkan kepada mereka yang ingin mengirimkan barang dan sangat menyebalkan bagi mereka yang menunggu kiriman datang.

Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi yang lain.

komentar