Sebagai seorang blogger dan pengguna HTC One E8, rasanya kurang lengkap jika tidak menuliskan review HTC One E8. Jadi saya tuliskan aja di blog ini. Awalnya saya ragu untuk membeli smartphone ini, karena hanya sedikit orang Indonesia yang menggunakannya. Sebelumnya Saya udah cari review penggunaan HTC One E8 ini untuk bahasa Indonesia, ternyata saat itu ga ada yang bahas hp ini. Yaudah deh akhirnya saya nekat aja beli hp ini.

Nah singkat cerita sekarang saya udah gunain  hp ini selama beberapa hari, berikut ini review penggunaan smartphone HTC One E8 Dual Sim dari siahmad.com.

Review HTC One E8 Dual Sim

IF

IF

Review HTC One E8 : Tampilan Fisik, Tampak luar

Pembahasan pertama saya Awali dari tampilan fisik nya atau tampilan luar.  Kesan awal Ketika saya menggunakan Smartphone Ini terkesan seperti hp “murahan”, terutama akibat kesan kilat dan bobot ringan dari hp ini, padahal menurut saya smartphone ini memiliki harga yang lumayan tinggi. Smartphone ini terasa ringan karena casing belakang nya yang terbuat dari polycarbonate, tidak seperti saudaranya HTC One M8 yang terbuat dari metal. Dari yang saya pantau, banyak yang mengagungkan desain dan keapikan HTC one M8 karena body metalnya, padahal E8 ini tampak depan persis kembaran M8, seharusnya ketularan rasa premium juga.

IF

Ketika anggota keluarga saya melihat smartphone HTC One E8 ini, semuanya menduga hp ini pasti kelas menengah ke bawah. Adik saya misalnya, dia mengatakan bahwa ini HP cina, hP dengan harga low budget. Lanjut dengan tanggapan dari teman saya yang juga tidak begitu familiar dengan smartphone HTC, dengan spontan mereka mengatakan bahwa ini seperti HP China dengan speaker yang besar. Sehingga saya juga yakin orang asing di luar sana akan menganggap ini sebagai “HP Cina murahan” juga. Aslinya kan dari Taiwan :v

IF

IF

Memang sih soal desain tergantung selera, saya sendiri suka dengan desain depan HTC one E8 ini. Tapi di mata orang lain (daerah saya) malah ga bagus. Apalagi setelah saya tambahkan backcover, hmmh makin tampak barang murah. ehehe, padahal tujuan saya biar tetap cantik ga nampak bekas sidik jari.

Selanjutnya dari segi desain kita dapat menemukan tombol power berada di atas, lalu di sisi kanan ada tombol volume dan tempat untuk memasukkan kartu memori, lalu di sisi bawah ada port micro USB serta port Jack untuk headphone. Lalu di sisi kirinya kita dapat menemukan tempat untuk memasukkan kartu sim atau sim tray yang dibuka menggunakan jarum. Nah di bagian simetrinya saya menemukan banyak kecacatan, jujur Ini pertama kalinya saya menggunakan Smartphone dengan sim tray yang dibuka menggunakan jarum.

Sim yang digunakan berjenis sim nano. Sialnya sedikit saja ukurannya tidak sesuai kamu akan kesulitan memasukkan kartu sim kedalam sim tray, yang mengbakibatkan setelah dimasukkan, sim traynya akan tersangkut, tidak bisa dibuka kembali setelah dicolok dengan jarum. Bahkan saya sempat menukarkan smartphone ini kembali ke tokonya karena sim tray yang tersangkut, lalu setelah diganti dengan unit baru Alhamdulillah agak lebih baik, namun kali ini tersangkut lagi. katanya saya motong simnya ga sesuai. Yah yasudahlah.. Semoga saja tidak ada situasi yang mengharuskan saya untuk mengganti kartu SIM.

IF

Oh iya, di bagian Sisi atas, terdapat kamera depan serta sesuatu yang tidak saya ketahui, sepertinya sensor gitu ya? beserta 2 speaker yang menakjubkan. Speakernya sangat cocok untuk mendengarkan lagu-lagu seperti instrumen orkestra, atau suara musik lainnya. Memang saya akui speaker dari HTC ini memiliki kelebihan tersendiri yang tidak dimiliki oleh smartphone lainnya, agak ngeboom.. berasa gitu suaranya. Menurut saya speaker HTC one E8 dengan fitur BoomSound ini lebih baik daripada milik Sony xperia Z1 yang pernah saya pakai sebelumnya..

layar

HTC One M8 memiliki layar yang berukuran 5 inci dengan resolusi full HD 1080 x 1920 pixels (~441 ppi pixel density). Layar HTC One E8 ini mendukung fitur KONTROL GESTUR yang disebut dengan MOTION LAUNCH™. Jadi saya dapat menghidupkan layar smartphone hanya dengan mengetuk layar dua kali, bisa juga dengan menyapunya dari kanan, ciri, atas dan bawah. Hal ini sangat membantu kita dalam mengoperasikan HP ini, karena biasanya akan sangat sulit untuk menjangkau tombol power yang berada di atas.

IF

Dapur Pacu

Untuk spesifikasi teknisnya, hTC One E8 menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 801 MSM8975AC quad-core 2.3 GHz Krait 400, GPU Adreno 330, RAM 2 GB menjadikan kinerja smartphone ini cukup baik dengan melahap semua pekerjaan berat seperti bermain game dan menonton film full HD tanpa bermasalah dan lancar. Untuk benchmark yang saya dapatkan lumayan lah.. 55 Ribu

Review HTC ONE E8 Dual Sim _siahmad.com (1)

Hasil Antutu Benchmark HTC One E8 Dual SIm

Kamera

Kamera menjadi prioritas utama saya ketika memilih smartphone, saya akui Smartphone ini memiliki kamera yang bagus, namun bukan yang terbaik. Dari pengalaman sebelumnya yang sempat menggunakan sony Xperia Z1 dan Asus Zenfone 6, saya akui kamera hTC One E8 ini lebih baik dari pada kamera smartphone saya sebelumnya. Namun ada kekurangan tersendiri dibandingkan dengan kamera smartphone sebelumnya. Misalnya saja Sony Xperia Z1 yang memiliki resolusi yang lebih besar dan saat mode video mampu beradaptasi dengan cahaya lebih lebih baik. Sedangkan pada HTC One E8, saya menemukan kekurangan besarnya pada adaptasi cahaya yang kurang memuaskan, namun warna yang dihasilkan saat memotret objek terlihat lebih natural dan menyerupai warna asli. Ini yang sangat saya sukai dari kamera hTC One E8. Berikut beberapa hasil foto yang diambil menggunakan hTC One E8.

Hasil Kamera hTC One E8 Dual SIM

Review HTC ONE E8 Dual Sim _siahmad.com (12) Review HTC ONE E8 Dual Sim _siahmad.com (13)

Baterai

Saya sangat mengagumi dan puas dengan kekuatan baterai yang digunakan pada HTC One E8. Hanya dengan sekali charge saja hingga penuh, smartphone ini dapat bertahan 2 hari. Tentu saja dengan aktivitas minim, karena saya lebih lengket ke laptop ketimbang smartphone, jadi saya jarang jarang menggunakan hP. Biasanya hanya melakukan aktivitas media sosial seperti BBM, instagram dan ketika bosan Saya paling mencoba kameranya bermain game sejenak ataupun di telepon dan menelepon. Dengan penggunaan sederhana seperti itu, smartphone Ini bertahan satu setengah hari hingga 2 hari. Padahal ponsel ini menggunakan baterai 2600 mAh.

Kenapa saya katakan unggul, dari pengalaman saya mencoba Sony Xperia Z1 dan Zenfone 6. Baterai Smartphone HTC One yang paling kecil yang saya coba, namun memberikan hasil daya tahan baterai yang sangat lama terlebih HP ini menggunakan dual SIM, tidak seperti Sony Xperia Z1 yang hanya menggunakan satu sim dan baterai kapasitas besar, saya yakin jika saja HTC One E8 ini menggunakan satu sim dan Battery sengan mAh yang besar seperti Sony Xperia Z1, tentu smartphone ini akan bertahan lebih lama. Demikian juga dengan Zenfone 6 yang saya gunakan hanya bertahan 1 hari saja.

Fitur Unggulan

Ada beberapa fitur tambahan yang unik yang tidak saya dapatkan dari smartphone yang pernah saya pakai sebelumnya, sehingga saya menjadikannya sebagai feature keunggulan atau fitur tambahan. Diantaranya:

  1. Speaker smartphone yang cetar membahana, saya akui fitur boom sound yang dimiliki hp ini begitu unik, memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak ada duanya.
  2. HTC One (E8) dual sim dengan Sense 6 KONTROL PINTASAN MOTION LAUNCH
    Menjawab panggilan masuk dengan mengangkat telepon ke telinga
  3. Mengaktifkan kamera dengan memegang telepon secara horizontal dan menekan tombol volume
  4. Ketuk dua kali layar atau geser ke atas untuk mengaktifkan telepon
  5. Geser ke bawah untuk melakukan panggilan cepat suara

Saya rasa itu saja review yang dapat saya berikan dari pengalaman saya menggunakan HTC One E8 Dual Sim. Semoga review ini dapat berguna kalian dalam memutuskan Apakah mau membeli Smartphone Ini atau tidak.

Apa Tanggapan Anda? Silahkan tulis di kolom komentar

komentar